Cara Penyerahan Hak Kebendaan

Header Menu

Cara Penyerahan Hak Kebendaan

Admin
Dalam lalu lintas hukum, cara memperoleh hak kebendaan yang paling sering dijumpai adalah dengan penyerahan (lavering). Lavering dalam KUHP Perdata dibagi menjadi tiga cara sebagai berikut.

Feitelijke Levering. Perbuatan yang berupa penyerahan kekauasaan atas suatu benda. Cara ini merupakan suatu penyerahan secara nyata dan riil. Feitelijke levering berlaku atas penyerahan benda bergerak. Hal ini berarti dengan terjadinya penyerahan secara fisik atas suatu benda bergerak tersebut, hak kebendaan sekaligus beralih.
Juridische Levering. Perbuatan hukum yang bertujuan untuk memindahkan hak kebendaan kepada orang lain. Perbuatan ini merupakan penyerahan secara formal atau resmi. Penyerahan hak kebendaan atas tanah secara Feitelijke levering saja tidak cukup karena harus ada penyerahan secara yuridid untuk memindahkan hak kepada orang lain, yaitu dengan membuat surat penyerahan (akte van transport) yang disebut dengan balik nama. Dengan membuat akta autentik atau akta dibawah tangan, penyerahan hak kebendaan atas tanah harus dilakukan secara Juridische Levering.
Cessie. Penyerahan piutang atas nama atau benda tidak berwujud lainnya, yaitu dengan dibuat akta autentik atau akta dibawah tangan. Dengan demikian, hak-hak atas benda tersebut dilimpahkan oleh pemilik lama kepada pemilik baru. Contohnya adalah penyerahan saham atas nama.

Sumber Pustaka: Arus Akbar Silondae, Wirawan B. Ilyas. 2011. Pokok-Pokok Hukum Bisnis. Jakarta: Penerbit Salemba Empat